Pelajari Ibadah Ghairu Mahdah Berikut Agar Pahala Melimpah Saat Berhaji dan Umrah

Kategori : Haji, Umrah, Ditulis pada : 07 Juli 2026, 11:53:53

Menunaikan haji dan umrah adalah pengalaman ibadah yang luar biasa. Selain dapat mengerjakan ibadah di Baitullah, segala macam bentuk ibadah baik itu ibadah mahdah maupun ibadah ghairu mahdah dapat diganjar pahala yang melimpah. Selain menunaikan rukun haji dan umrah serta ibadah fardhu, Anda dapat memaksimalkan ibadah dengan mengerjakan ibadah ghairu mahdah saat menunaikan haji dan umrah.

Ibadah ghairu mahdah merupakan ibadah yang di luar ibadah wajib seperti zakat. Sifatnya lebih ke muamalah, yakni ibadah umum yang jika dilakukan diridhoi dan disukai oleh Allah SWT. Termasuk di dalamnya terkait yang berhubungan antar manusia. Jadi, bentuk dari ibadah ghairu mahdah tak cuma yang bersifat ritual seperti sholat ataupun puasa, namun banyak aktivitas lain yang bisa dilakukan juga bernilai ibadah.

Wujud dari ibadah ghairu mahdah ini bisa berupa perkataan maupun perbuatan. Baik itu secara lahiriah atau dalam batin. Seperti yang Anda ketahui, ada banyak sekali unsur kehidupan yang manusia alami antara lain kehidupan sosial, ekonomi, pendidikan, politik, kebudayaan dan juga seni. Dalam bentuk ibadah misalnya memotong hewan qurban, jual beli, wakaf, melaksanakan aqiqah, hingga melangsungkan pernikahan. Hal tersebut bisa bernilai ibadah di mata Allah jika dilakukan dengan niat ikhlas beribadah serta mendapat ridha Allah SWT.

Tentunya, tidak semua ibadah ghairu mahdah bisa Anda kerjakan saat di tanah suci. Misalnya, kegiatan jual beli merupakan hal yang baik yang dibolehkan oleh Allah dan bisa bernilai ibadah. Namun, ketika melaksanakan haji dan umrah adalah saat yang tidak tepat sehingga aktivitas ini malah mengurangi waktu untuk melakukan ibadah atau membuat pelaksanaan rukun haji dan umrah menjadi kurang fokus..

Nah, Anda mungkin penasaran. Apa saja sih bentuk kegiatan yang termasuk ke dalam ibadah ghairu mahdah yang dapat dikerjakan ketika haji dan umrah? Mari simak hingga habis ya agar Anda bisa langsung mempraktekkannya saat menunaikan ibadah haji dan umrah di Baitullah!

I’tikaf

I’tikaf yaitu kegiatan berdiam diri di masjid dengan mengucapkan niat i’tikaf. Perbedaannya dengan i’tikaf di masjid biasa, Anda melaksanakan i’tikaf di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi saat menunaikan ibadah haji dan umrah. Pastinya, suasana i’tikaf akan sedikit berbeda. Suasana Masjidil Haram dan Masjid Nabawi lebih ramai oleh jamaah haji dan umrah lainnya.

28.jpg

Photo by Haidan on Unsplash

Anda dapat memilih spot atau sudut masjid yang tak terlalu ramai dengan orang yang berlalu lalang agar Anda bisa lebih tenang dan khusyu’ saat menjalani i’tikaf. Anda dapat mengisi i’tikaf Anda dengan banyak mengucap dzikir kepada Allah, membaca Alquran, shalat sunnah, serta berdoa kepada Allah SWT. Jangan lupa untuk berwudhu sebelum memasuki masjid untuk ber i’tikaf.

Menyembelih Hewan Qurban

Menurut bahasa, qurban berarti dekat. Sedangkan menurut istilah, qurban berarti menyembelih hewan qurban yang sudah memenuhi syarat dan dilaksanakan pada waktu yang ditentukan yakni ketika Hari Raya Idul Adha pada 10 Dzulhijjah. Tujuan pelaksanaan qurban adalah mendekatkan diri kepada Allah SWT.

29.jpg

Photo by Sam Carter on Unsplash

Selain itu, setiap muslim dapat berqurban untuk meneladani kisah ketaatan Nabi Ibrahim yang Allah berikan perintah untuk menyembelih putranya yaitu Nabi Ismail yang juga sangat taat kepada Allah. Akhirnya Allah menggantinya dengan hewan qurban karena ketaatan keduanya.

Inilah kesempatan untuk Anda yang sedang menunaikan ibadah haji untuk memaksimalkan ibadah ghairu mahdah yaitu qurban. Anda dapat menyembelih hewan qurban di Baitullah. Tentunya sangat luar biasa jika Anda dapat melaksanakannya ketika haji, dan mendapatkan pahala yang berlipat ganda.

Shadaqah

Selanjutnya adalah shadaqah. Sangat dianjurkan untuk memperbanyak shadaqah saat melaksanakan ibadah haji dan umrah. Banyak fadhilah ketika seseorang bersedekah. Anda dapat memberikan apapun yang terbaik yang Anda punyai dengan niat semata-mata mengharap balasan dari Allah semata tanpa mengharap balasan dari makhluk-Nya.

Berwakaf

Secara bahasa, wakaf artinya menahan. Sedangkan menurut istilah, wakaf berarti memberikan hal yang kekal zatnya, yang kemudian dapat mendatangkan manfaat untuk kepentingan umum di jalan Allah. Biasanya, jamaah haji dan umrah bisa mewakafkan mushaf atau Alquran ke Masjidil Haram atau Masjid Nabawi. Anda bisa membeli Alquran ketika di Makkah untuk kemudian diwakafkan. 

Istiqomah Menjaga Wudhu

Menjaga wudhu termasuk ibadah ghairu mahdah yang dapat Anda lakukan saat haji dan umrah. Dengan istiqomah menjaga wudhu, Anda bisa melakukan lebih banyak ibadah seperti sholat sunnah, membaca Alquran, ber i’tikaf dan seterusnya. Tanpa harus bolak-balik wudhu, sehingga lebih hemat waktu. Apalagi, ada keutamaan yaitu meraih pahala dengan menjaga wudhu ini.

30.jpg

Photo by Nathan Dumlao on Unsplash

Memperbanyak Dzikir

Terakhir, Anda harus banyak-banyak dzikir mengingat Allah sepanjang menunaikan ibadah haji dan umrah, kapanpun dan dimanapun. Jangan lupa untuk terus melisankan dzikir seperti istighfar, bertakbir, bertasbih, juga tahmid yang bisa melindungi Anda dari berkata-kata yang buruk atau melewatkan waktu di tanah suci tanpa mengingat Allah.

Ini adalah cara yang cukup mudah untuk Anda untuk meraih banyak pahala. Anda bisa membawa tasbih konvensional maupun menggunakan tasbih digital yang dipasang di jari agar selalu ingat untuk berdzikir kepada Allah.

Nah, itu tadi beberapa ibadah ghairu mahdah yang bisa Anda kerjakan ketika beribadah haji dan umrah. Semoga dengan menjalankan ibadah tersebut, Anda bisa lebih mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat pahala yang melimpah dari Allah SWT.

Cari Blog

10 Blog Terbaru

10 Blog Terpopuler

Kategori Blog

Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id