Inilah Tata Cara Pelaksanaan Tahallul Ketika Ibadah Haji dan Umrah

Kategori : Haji, Umrah, Ditulis pada : 21 Juli 2026, 11:28:28

Saat menjalankan ibadah haji dan umrah, terdapat kegiatan yang tidak boleh ditinggalkan yaitu rukun haji dan umrah. Rukun harus dikerjakan karena jika tidak dikerjakan maka haji dan umrah Anda tidak sah. Sebagai seorang muslim, Anda wajib mengetahui apa saja rukun haji dan umrah. Karena, haji adalah salah satu rukun Islam yang wajib ditunaikan.

Salah satu rukun haji yang sepertinya sepele namun penting adalah tahallul. Apa itu tahallul? Tahallul adalah mencukur rambut sebagian atau keseluruhan saat mengerjakan haji dan umrah, setelah rukun sa’i. Menurut bahasa, tahallul artinya “menjadi boleh atau halal”. Maksudnya, tahallul merupakan pertanda bahwa seorang jamaah haji dan umrah telah dihalalkan melakukan hal-hal yang menjadi larangan ketika ihram. 

25.jpg

Photo by Nick Demou from Pexels

Setelah melaksanakan tahallul, berakhir pula rangkaian ibadah umrah yang Anda kerjakan. Bisa dibilang, tahallul adalah rukun terakhir dalam rangkaian ibadah umrah yang Anda kerjakan. Kemudian, bagaimana tata cara pelaksanaan tahallul tersebut?

Berikut ini akan uraikan tentang tahallul. Sebaiknya, Anda mempelajari tentang tata cara tahallul ini jauh sebelum Anda menunaikan haji atau umrah. Sehingga, Anda tidak bingung tentang apa yang harus Anda lakukan walaupun nantinya Anda akan dipandu oleh ketua regu atau jamaah. Yuk, simak artikelnya sampai selesai ya!

Tata Cara Pelaksanaan Rukun Tahallul

Seperti yang telah diuraikan dalam pengertian sebelumnya, cara mengerjakan tahallul adalah dengan memangkas sebagian rambut atau seluruhnya. Sebagai dasarnya adalah firman Allah SWT dalam Q.S. Al Fath ayat 27 yang terjemahannya:

“Sesungguhnya kamu tetap memasuki Masjidil Haram (pada waktu tertentu ) dalam kondisi aman (menyempurnakan ibadah) dengan mencukur kepalamu, atau jika tidak menggunting sedikit rambutnya..”

Mengenai tahallul ini, para ulama bersepakat bahwa tahallul terbagi menjadi 2 cara yaitu tahallul pertama atau dikenal dengan tahallul awal serta tahalul kedua atau tahallul tsani. 

Secara singkat, tahallul pertama yaitu ketika|saat) jamaah sudah menjalankan dua dari tiga amalan haji yaitu melempar jumrah Aqobah, mencukur rambut serta thawaf ifadhah. Jadi, bisa dikatakan bahwa ia sudah mengerjakan tahallul pertama dan sudah bebas dari larangan ihram kecuali melakukan hubungan suami istri dan melakukan akad nikah.

26.jpg

Photo by mostafa meraji on Unsplash

Sedangkan tahallul tsani adalah saat jamaah telah melaksanakan tiga amalan haji yang disebutkan di atas, maka halal baginya melakukan seluruh larangan yang tak diperbolehkan dilakukan ketika ihram antara lain, memakai pakaian berjahit, menggunakan wewangian termasuk melakukan hubungan suami istri serta melangsungkan pernikahan.

Tahallul dikerjakan setelah melaksanakan rukun sa’i, yaitu saat berada di bukit Marwa. Bagi jamaah pria, boleh mencukur sebagian saja namun akan lebih baik jika mencukur keseluruhan rambut menurut yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Pastinya, bagi yang ingin mencukur gundul tidak dilakukan di sekitar bukit Marwa tapi di luar Masjidil Haram.

Mengapa harus dicukur gundul? Karena terdapat keistimewaan jika seseorang yang haji atau umrah memangkas habis rambutnya. Dalam riwayat disebutkan bahwa Nabi SAW mendoakan satu kali bagi orang yang mencukur sebagian rambutnya, tetapi bagi orang yang mencukur gundul rambutnya maka Rasulullah mendoakan sebanyak tiga kali. Pastinya, Anda ingin Rasulullah mendoakan lebih banyak bukan? Kecuali, bagi jamaah laki-laki yang tidak mempunyai rambut, maka cukup dengan isyarat mencukur rambut.

Sedangkan bagi yang perempuan, cukup memotong minimal tiga helai dari rambutnya yang dipotong oleh jamaah wanita lain, suami atau mahramnya yang sudah melakukan tahallul juga. Yang perlu diperhatikan, utamanya bagi jamaah wanita, harus berhati-hati saat pelaksanaan tahallul. Upayakan agar aurat tetap aman saat memotong rambut sebab rambut termasuk bagian dari aurat perempuan.

Hikmah Tahallul

Tahallul dilakukan dengan cara mencukur rambut. Hal ini jadi simbol sudah bebas dari larangan ketika ihram. Selain itu, tahallul mempunyai hikmah pembersihan diri, meninggalkan pikiran-pikiran kotor, menjauhi hal yang tidak berguna dan seterusnya. Setelahnya, dapat Anda teruskan dalam kehidupan sehari-hari untuk menjalani hal-hal baik setelah pulang dari haji atau umrah.

Dari tahallul Anda akan belajar, untuk menambah keimanan kepada Allah SWT. Layaknya membersihkan diri dari perbuatan dosa, keburukan, sifat yang tidak baik dalam diri kita, juga berusaha untuk memperbaiki amalan yang dahulu sering Anda lalaikan sebelum melaksanakan haji dan umrah. Tentunya ibadah yang Anda jalani selama haji atau umrah akan semakin menambah semangat Anda untuk beribadah.

Tahallul adalah rukun haji dan umrah yang terakhir. Dengan melaksanakan tahallul, lengkap sudah rangkaian ibadah haji dan umrah Anda. Nah, itu dia beberapa informasi seputar tahallul dalam rukun haji dan umrah. Semoga artikel ini bermanfaat, khususnya bagi Anda yang tengah menyiapkan perjalanan ibadah haji dan umrah ke tanah suci.

Cari Blog

10 Blog Terbaru

10 Blog Terpopuler

Kategori Blog

Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id